Sebagai pecinta teh mungkin ada kalanya kita dibuat bingung dengan pemilihan jenis teh yang nantinya akan kita konsumsi. Enaknya pilih yang mana ya? Teh hitam atau teh hijau?
Baik teh hitam maupun teh hijau sama-sama berasal dari tanaman yang sama yaitu “Camellia sinensis”, yang membedakan dari kedua jenis teh ini adalah prose pembuatannya yaitu teh hitam melalui proses fermentasi sedangkan teh hijau tidak melibatkan proses fermentasi.
Teh dikenal sebagai minuman yang kaya akan kandungan antioksidan yang mampu mengakal radikal bebas dalam tubuh. Hal ini disebabkan teh mengandung senyawaan yang disebut sebagai polyphenol. Senyawa polyphenol di dalam teh hijau dikenal dengan nama “Catechin”. Terdapat epat jenis catechin utama di dalam teh hijau yaitu, Epicatechin (EP), Epigallocatechin (EGC), Epicatechin gallate ( ECG), dan Epigallocatechin gallate (EGCG). Kandungan catechin dalam teh hijau bekisar antara 6-16% dari berat kering daun teh hijau.
Polyphenol dalam teh hitam dikenal sebagai senyawaan Tehaflavin (TF). Tehaflavin terbentuk dari reaksi polimerisasi catechin selama proses fermentasi, dan TF ini bertkontribusi terhadap warna “oranye-kemerahan” pada teh hitam. Kandungan TF pada teh hitam berkisar antara 2 gr per 100 gr ekstak kering seduhan teh hitam.
Dari sebuah penelitian yang ada, dimana mereka menyeduh teh hitam dan teh hijau dengan berat yang sama menggunakan air 1000C 200 mL selama 2 menit, diperoleh bahwa teh hijau mengandung senyawa polyphenol sebesar 165 mg sedangkan teh hitam hanya mengandung 124 mg.
Mereka juga meneliti bahwa kapasitas antioksidan per sajian untuk teh hijau jauh lebih besar ( 436 mg equivalent vitamin C) dari teh hitam yaitu 239 mg equivalent vitamin C.
Apakah Artinya?
Artinya meminum Teh hijau adalah jauh lebih sehat dibandingkan dengan meminum teh hitam dalam bentuk jumlah kandungan polyphenolnya dan kapasitas antioksidannya. Dengan jumlah kandungan polyphenol dan kapasitas antioksidan teh hijau yang lebih besar otomatis teh hijau mampu menangkal radikal bebas jauh lebih banyak disbanding teh hitam.
Bagaimana? Sudah siapkah Anda meminum Teh Hijau Hari ini?
Referensi:
Baik teh hitam maupun teh hijau sama-sama berasal dari tanaman yang sama yaitu “Camellia sinensis”, yang membedakan dari kedua jenis teh ini adalah prose pembuatannya yaitu teh hitam melalui proses fermentasi sedangkan teh hijau tidak melibatkan proses fermentasi.
Teh dikenal sebagai minuman yang kaya akan kandungan antioksidan yang mampu mengakal radikal bebas dalam tubuh. Hal ini disebabkan teh mengandung senyawaan yang disebut sebagai polyphenol. Senyawa polyphenol di dalam teh hijau dikenal dengan nama “Catechin”. Terdapat epat jenis catechin utama di dalam teh hijau yaitu, Epicatechin (EP), Epigallocatechin (EGC), Epicatechin gallate ( ECG), dan Epigallocatechin gallate (EGCG). Kandungan catechin dalam teh hijau bekisar antara 6-16% dari berat kering daun teh hijau.
Polyphenol dalam teh hitam dikenal sebagai senyawaan Tehaflavin (TF). Tehaflavin terbentuk dari reaksi polimerisasi catechin selama proses fermentasi, dan TF ini bertkontribusi terhadap warna “oranye-kemerahan” pada teh hitam. Kandungan TF pada teh hitam berkisar antara 2 gr per 100 gr ekstak kering seduhan teh hitam.
Dari sebuah penelitian yang ada, dimana mereka menyeduh teh hitam dan teh hijau dengan berat yang sama menggunakan air 1000C 200 mL selama 2 menit, diperoleh bahwa teh hijau mengandung senyawa polyphenol sebesar 165 mg sedangkan teh hitam hanya mengandung 124 mg.
Mereka juga meneliti bahwa kapasitas antioksidan per sajian untuk teh hijau jauh lebih besar ( 436 mg equivalent vitamin C) dari teh hitam yaitu 239 mg equivalent vitamin C.
Apakah Artinya?
Artinya meminum Teh hijau adalah jauh lebih sehat dibandingkan dengan meminum teh hitam dalam bentuk jumlah kandungan polyphenolnya dan kapasitas antioksidannya. Dengan jumlah kandungan polyphenol dan kapasitas antioksidan teh hijau yang lebih besar otomatis teh hijau mampu menangkal radikal bebas jauh lebih banyak disbanding teh hitam.
Bagaimana? Sudah siapkah Anda meminum Teh Hijau Hari ini?
Referensi:
- Lee, Ki Won dan Hyong Joo Lee. Antioxidant Activity of Black Tea Vs. Green Tea. The American Soceity for Nutritional Sciences. 132:785, 2002.
- Leung, Lai Kwok, dkk. Theaflavins in Black Tea and Catechins in Green Tea are Equally Effective Antioxidants. J.Nutr. 131: 2248-2251, 2001.
